Kesenian Batak
Menjelajahi kekayaan seni musik, tari, dan kerajinan tradisional Batak yang sarat makna dan filosofi
Musik Tradisional
Harmoni sakral dalam setiap dentuman

Gondang Sabangunan
Ansambel musik tradisional Batak Toba yang dimainkan dalam berbagai upacara adat sakral. "Sabangunan" berarti satu kesatuan utuh, melambangkan harmoni kosmos dan masyarakat.
Instrumen Utama:
- 1Taganing: 5 gendang melodis
- 2Gordang: Gendang bass besar
- 3Sarune: Alat tiup melodi
- 4Ogung: Gong pengiring
Galeri Instrumen

Tarian Tradisional
Gerak tubuh sebagai doa dan komunikasi

Tortor Batak
Lebih dari sekadar tarian, Tortor adalah medium spiritual. Setiap gerakan tangan (manortor) memiliki arti penghormatan kepada Tuhan, leluhur, dan sesama.
Pangurason
Tarian pembersihan lokasi acara dari roh jahat
Sipitu Cawan
Tarian keseimbangan dengan 7 cawan di kepala/tangan
Tunggal Panaluan
Tarian ritual pemanggilan hujan atau tolak bala
Filosofi Gerakan
"Tangan ke atas memohon berkat, tangan di dada menyimpan amanah, tangan terbuka memberi kasih."

Kerajinan & Arsitektur
Karya tangan yang memadukan fungsi dan estetika
Keindahan Motif Ulos

Sastra Lisan: Umpasa & Umpama
"Hamoraon di na tongtong, / Hagabeon di na so pola, / Hasangapon di na marroha."
(Kekayaan pada yang benar (jujur), / Banyak keturunan pada yang setia (tidak selingkuh), / Kehormatan pada yang berbelas kasihan.)
Makna:
Nilai-nilai luhur yang harus dimiliki: kejujuran, kesetiaan, dan kasih sayang
Penggunaan:
Nasihat untuk kehidupan yang baik
Umpasa (Pantun)
Digunakan dalam upacara adat untuk menyampaikan berkat (pasu-pasu). Memiliki sampiran dan isi yang rimanya teratur.
Umpama (Perumpamaan)
Ungkapan kiasan yang mengambil contoh dari alam atau sifat binatang untuk menasihati kebijaksanaan hidup.





