Batak Angkola

Batak Angkola

Mendiami Tapanuli Selatan dengan pengaruh budaya Minangkabau dan tradisi Gordang Sambilan.

Wilayah Batak Angkola

Memuat peta...

Lokasi Penting:

Tanah AngkolaPadangsidimpuanSipirokPadang BolakGunung Lubuk Raya+3 lainnya

Wilayah Batak Angkola terletak di Tapanuli Selatan bagian utara, membentang dari pegunungan hingga lembah sungai. Kawasan ini memiliki pengaruh budaya Minangkabau karena letaknya yang berbatasan dengan Sumatera Barat.

Kabupaten/Kota:

Kabupaten Tapanuli Selatan (bagian utara)Kabupaten Padang LawasKabupaten Padang Lawas Utara

Landmark Penting:

Padangsidimpuan

Kota utama di wilayah Angkola, pusat pemerintahan dan perdagangan

Sipirok

Pusat kebudayaan Angkola dengan tradisi adat yang kuat

Padang Bolak

Wilayah kerajaan Padang Bolak yang bersejarah

Gunung Lubuk Raya

Gunung yang menjadi ikon wilayah Angkola

Sejarah Batak Angkola

Batak Angkola mendiami wilayah Tapanuli Selatan bagian utara. Sejarah Angkola dipengaruhi oleh kedatangan Islam melalui pedagang Minangkabau pada abad ke-17. Masyarakat Angkola mengembangkan budaya yang memadukan tradisi Batak dengan pengaruh Islam dan Minangkabau.

Menurut tradisi lisan, nenek moyang Angkola berasal dari keturunan yang bermigrasi dari wilayah Toba ke selatan. Masyarakat Angkola mengembangkan identitas budaya yang unik dengan memadukan tradisi Batak dan pengaruh Islam yang datang kemudian.

Timeline Sejarah

Abad ke-17

Kedatangan Islam

Islam masuk ke Angkola melalui pedagang Minangkabau dan mengubah struktur sosial masyarakat.

1820

Perang Padri

Wilayah Angkola terkena dampak Perang Padri yang membawa perubahan sosial dan keagamaan.

1918

Lahirnya Abdul Haris Nasution

Abdul Haris Nasution lahir di Kotanopan, kelak menjadi Jenderal Besar TNI.

1945

Kemerdekaan Indonesia

Masyarakat Angkola aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

2007

Pemekaran Wilayah

Kabupaten Padang Lawas dan Padang Lawas Utara dibentuk sebagai pemekaran.

Galeri Sejarah

Pemandangan Tanah Angkola

Wilayah Angkola di Tapanuli Selatan

Budaya Batak Angkola

Budaya Angkola memiliki keunikan dengan perpaduan tradisi Batak dan Islam. Sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu tetap dipertahankan dengan penyesuaian nilai-nilai Islam. Gordang Sambilan adalah ensambel musik tradisional yang menjadi identitas budaya Angkola.

Sistem Kekerabatan

Sistem kekerabatan Angkola berbasis Dalihan Na Tolu yang disesuaikan dengan nilai-nilai Islam. Hubungan kekerabatan diatur melalui Kahanggi (saudara semarga), Mora (keluarga pemberi istri), dan Anak Boru (keluarga penerima istri).

Jenis-jenis:

  • Kahanggi (Saudara semarga)
  • Mora (Keluarga pemberi istri)
  • Anak Boru (Keluarga penerima istri)

Galeri Budaya Batak Angkola

Galeri

Budaya Angkola

Tokoh Penting Batak Angkola

Foto Abdul Haris Nasution

Abdul Haris Nasution

Jenderal Besar TNI

1918 - 2000

Militer dan Politik

Jenderal TNI dan tokoh militer Indonesia yang berasal dari Angkola, berperan penting dalam sejarah militer Indonesia.

Foto Sutan Soripada Mulia

Sutan Soripada Mulia

Tokoh Pendidikan Nasional

1900 - 1970

Pendidikan

Pendiri Perguruan Taman Siswa cabang Tapanuli dan tokoh pendidikan yang berjasa dalam mencerdaskan masyarakat Angkola.

Foto Raja Inal Siregar

Raja Inal Siregar

Raja Padang Bolak

1850 - 1920

Pemimpin Tradisional

Raja Padang Bolak yang memimpin kerajaan pada masa kejayaannya dan menjaga tradisi adat Angkola.

Diskusi

(0 komentar)
0/1000