
Batak Angkola
Mendiami Tapanuli Selatan dengan pengaruh budaya Minangkabau dan tradisi Gordang Sambilan.
Wilayah Batak Angkola
Memuat peta...
Lokasi Penting:
Wilayah Batak Angkola terletak di Tapanuli Selatan bagian utara, membentang dari pegunungan hingga lembah sungai. Kawasan ini memiliki pengaruh budaya Minangkabau karena letaknya yang berbatasan dengan Sumatera Barat.
Kabupaten/Kota:
Landmark Penting:
Padangsidimpuan
Kota utama di wilayah Angkola, pusat pemerintahan dan perdagangan
Sipirok
Pusat kebudayaan Angkola dengan tradisi adat yang kuat
Padang Bolak
Wilayah kerajaan Padang Bolak yang bersejarah
Gunung Lubuk Raya
Gunung yang menjadi ikon wilayah Angkola
Sejarah Batak Angkola
Batak Angkola mendiami wilayah Tapanuli Selatan bagian utara. Sejarah Angkola dipengaruhi oleh kedatangan Islam melalui pedagang Minangkabau pada abad ke-17. Masyarakat Angkola mengembangkan budaya yang memadukan tradisi Batak dengan pengaruh Islam dan Minangkabau.
Menurut tradisi lisan, nenek moyang Angkola berasal dari keturunan yang bermigrasi dari wilayah Toba ke selatan. Masyarakat Angkola mengembangkan identitas budaya yang unik dengan memadukan tradisi Batak dan pengaruh Islam yang datang kemudian.
Timeline Sejarah
Kedatangan Islam
Islam masuk ke Angkola melalui pedagang Minangkabau dan mengubah struktur sosial masyarakat.
Perang Padri
Wilayah Angkola terkena dampak Perang Padri yang membawa perubahan sosial dan keagamaan.
Lahirnya Abdul Haris Nasution
Abdul Haris Nasution lahir di Kotanopan, kelak menjadi Jenderal Besar TNI.
Kemerdekaan Indonesia
Masyarakat Angkola aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Pemekaran Wilayah
Kabupaten Padang Lawas dan Padang Lawas Utara dibentuk sebagai pemekaran.
Galeri Sejarah

Wilayah Angkola di Tapanuli Selatan
Budaya Batak Angkola
Budaya Angkola memiliki keunikan dengan perpaduan tradisi Batak dan Islam. Sistem kekerabatan Dalihan Na Tolu tetap dipertahankan dengan penyesuaian nilai-nilai Islam. Gordang Sambilan adalah ensambel musik tradisional yang menjadi identitas budaya Angkola.
Sistem Kekerabatan
Sistem kekerabatan Angkola berbasis Dalihan Na Tolu yang disesuaikan dengan nilai-nilai Islam. Hubungan kekerabatan diatur melalui Kahanggi (saudara semarga), Mora (keluarga pemberi istri), dan Anak Boru (keluarga penerima istri).
Jenis-jenis:
- Kahanggi (Saudara semarga)
- Mora (Keluarga pemberi istri)
- Anak Boru (Keluarga penerima istri)
Galeri Budaya Batak Angkola
Galeri

Tokoh Penting Batak Angkola

Abdul Haris Nasution
Jenderal Besar TNI
1918 - 2000
Militer dan PolitikJenderal TNI dan tokoh militer Indonesia yang berasal dari Angkola, berperan penting dalam sejarah militer Indonesia.

Sutan Soripada Mulia
Tokoh Pendidikan Nasional
1900 - 1970
PendidikanPendiri Perguruan Taman Siswa cabang Tapanuli dan tokoh pendidikan yang berjasa dalam mencerdaskan masyarakat Angkola.

Raja Inal Siregar
Raja Padang Bolak
1850 - 1920
Pemimpin TradisionalRaja Padang Bolak yang memimpin kerajaan pada masa kejayaannya dan menjaga tradisi adat Angkola.