
Batak Karo
Mendiami dataran tinggi Karo dengan budaya Merga Silima dan tradisi pertanian yang kuat.
Wilayah Batak Karo
Memuat peta...
Lokasi Penting:
Wilayah Batak Karo terletak di dataran tinggi Tanah Karo yang subur di kaki Gunung Sinabung dan Sibayak. Kawasan ini berada pada ketinggian 600-1.400 meter di atas permukaan laut dengan iklim sejuk yang cocok untuk pertanian sayuran dan buah-buahan.
Kabupaten/Kota:
Landmark Penting:
Gunung Sinabung
Gunung berapi aktif yang menjadi ikon Tanah Karo
Gunung Sibayak
Gunung berapi dengan pemandian air panas alami
Berastagi
Kota wisata utama di dataran tinggi Karo
Desa Lingga
Desa adat dengan rumah Siwaluh Jabu yang masih terjaga
Sejarah Batak Karo
Batak Karo mendiami dataran tinggi Tanah Karo yang subur di kaki Gunung Sinabung dan Sibayak. Masyarakat Karo dikenal sebagai petani ulung yang mengembangkan pertanian sayuran dan buah-buahan di dataran tinggi.
Menurut tradisi lisan, nenek moyang Karo berasal dari Pak Paku yang turun dari Gunung Sinabung. Dari keturunannya lahir lima marga utama (Merga Silima) yang menjadi dasar sistem kekerabatan Karo. Masyarakat Karo mengembangkan peradaban agraris yang maju di dataran tinggi.
Timeline Sejarah
Asal Mula Merga Silima
Terbentuknya lima marga utama Karo yang menjadi dasar sistem kekerabatan.
Kedatangan Belanda
Belanda mulai memasuki wilayah Tanah Karo dan membangun perkebunan.
Lahirnya Kiras Bangun
Kiras Bangun lahir di Kuta Bangun, kelak menjadi pahlawan nasional.
Perlawanan Kiras Bangun
Kiras Bangun memimpin perlawanan rakyat Karo dalam mempertahankan kemerdekaan.
Gugurnya Kiras Bangun
Kiras Bangun gugur dalam pertempuran melawan Belanda pada 17 Agustus 1946.
Erupsi Sinabung
Gunung Sinabung terus aktif, mempengaruhi kehidupan masyarakat Karo.
Galeri Sejarah

Dataran tinggi Karo dengan latar Gunung Sinabung
Budaya Batak Karo
Budaya Karo memiliki keunikan tersendiri dengan sistem kekerabatan Merga Silima dan Rakut Sitelu. Rumah adat Siwaluh Jabu, tarian Guro-guro Aron, dan musik Gendang Lima Sendalanen menjadi identitas budaya Karo.
Sistem Kekerabatan
Sistem kekerabatan Karo terdiri dari Merga Silima (lima marga utama: Ginting, Karo-karo, Tarigan, Sembiring, Perangin-angin) dan Rakut Sitelu (tiga ikatan: Kalimbubu, Senina, Anak Beru). Sistem ini mengatur hubungan sosial dan perkawinan dalam masyarakat Karo.
Jenis-jenis:
- Merga Ginting
- Merga Karo-karo
- Merga Tarigan
- Merga Sembiring
- Merga Perangin-angin
Galeri Budaya Batak Karo
Galeri

Tokoh Penting Batak Karo

Kiras Bangun
Pahlawan Nasional Indonesia
1904 - 1946
Pejuang KemerdekaanPejuang kemerdekaan dari Karo yang memimpin perlawanan rakyat Karo melawan kolonial Belanda dan Jepang.

Ngerajai Meliala
Sibayak Lingga
1870 - 1930
Pemimpin TradisionalRaja Lingga yang memimpin perlawanan terhadap Belanda dan menjadi simbol keberanian rakyat Karo.

Rakutta Sembiring
Tokoh Pergerakan
1900 - 1975
Pergerakan NasionalTokoh pergerakan nasional dari Karo yang aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.