Batak Mandailing

Batak Mandailing

Mendiami Mandailing Natal dengan tradisi Islam yang kuat dan Gordang Sambilan.

Wilayah Batak Mandailing

Memuat peta...

Lokasi Penting:

Tanah MandailingPanyabunganKotanopanNatalGunung Sorik Marapi+2 lainnya

Wilayah Batak Mandailing terletak di Mandailing Natal di selatan Tapanuli. Kawasan ini berbatasan langsung dengan Sumatera Barat dan memiliki pengaruh budaya Minangkabau yang kuat. Islam masuk lebih awal ke wilayah ini dibanding wilayah Batak lainnya.

Kabupaten/Kota:

Kabupaten Mandailing NatalSebagian Kabupaten Tapanuli Selatan (bagian selatan)

Landmark Penting:

Panyabungan

Ibu kota Kabupaten Mandailing Natal, pusat pemerintahan dan perdagangan

Kotanopan

Kota kelahiran Abdul Haris Nasution

Natal

Kota pelabuhan di pesisir barat Mandailing

Gunung Sorik Marapi

Gunung berapi yang menjadi ikon wilayah Mandailing

Sejarah Batak Mandailing

Batak Mandailing mendiami wilayah Mandailing Natal di selatan Tapanuli. Islam masuk ke Mandailing lebih awal dibanding wilayah Batak lainnya melalui Perang Padri (1803-1837). Meskipun mayoritas Muslim, masyarakat Mandailing tetap mempertahankan tradisi adat Batak.

Menurut tradisi lisan, nenek moyang Mandailing berasal dari keturunan yang bermigrasi dari wilayah Toba ke selatan. Masyarakat Mandailing mengembangkan identitas budaya yang unik di perbatasan dengan Minangkabau.

Timeline Sejarah

1803

Awal Perang Padri

Perang Padri dimulai, membawa perubahan besar di wilayah Mandailing.

1820

Kedatangan Tuanku Rao

Tuanku Rao dan pasukan Padri membawa Islam ke Mandailing.

1837

Akhir Perang Padri

Perang Padri berakhir dengan kemenangan Belanda.

1917

Lahirnya Adam Malik

Adam Malik lahir di Pematangsiantar, kelak menjadi Wakil Presiden RI.

1945

Kemerdekaan Indonesia

Masyarakat Mandailing aktif dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

1998

Pembentukan Kabupaten Mandailing Natal

Kabupaten Mandailing Natal dibentuk sebagai pemekaran dari Tapanuli Selatan.

Galeri Sejarah

Pemandangan Tanah Mandailing

Wilayah Mandailing di Mandailing Natal

Budaya Batak Mandailing

Budaya Mandailing merupakan perpaduan harmonis antara tradisi Batak dan Islam. Sistem Dalihan Na Tolu tetap menjadi fondasi hubungan sosial dengan istilah Mora, Kahanggi, dan Anak Boru. Gordang Sambilan menjadi musik tradisional yang dimainkan dalam upacara adat.

Sistem Kekerabatan

Sistem kekerabatan Mandailing berbasis Dalihan Na Tolu yang disesuaikan dengan nilai-nilai Islam. Hubungan kekerabatan diatur melalui Mora (keluarga pemberi istri), Kahanggi (saudara semarga), dan Anak Boru (keluarga penerima istri).

Jenis-jenis:

  • Mora (Keluarga pemberi istri)
  • Kahanggi (Saudara semarga)
  • Anak Boru (Keluarga penerima istri)

Galeri Budaya Batak Mandailing

Galeri

Budaya Mandailing

Tokoh Penting Batak Mandailing

Foto Adam Malik

Adam Malik

Wakil Presiden RI ke-3

1917 - 1984

Diplomasi dan Politik

Diplomat dan politisi Indonesia yang menjabat sebagai Wakil Presiden RI (1978-1983) dan Ketua Sidang Umum PBB.

Foto Tuanku Rao

Tuanku Rao

Pemimpin Padri

1790 - 1833

Pemimpin Agama dan Militer

Pemimpin pasukan Padri yang membawa Islam ke Mandailing dan memimpin perlawanan terhadap Belanda.

Foto Willem Iskander

Willem Iskander

Bapak Pendidikan Mandailing

1840 - 1876

Pendidikan dan Sastra

Tokoh pendidikan yang mendirikan sekolah-sekolah di Mandailing dan menulis buku pelajaran dalam bahasa Mandailing.

Diskusi

(0 komentar)
0/1000