
Batak Simalungun
Dikenal dengan kerajaan Simalungun dan tradisi Tortor Simalungun yang anggun.
Wilayah Batak Simalungun
Memuat peta...
Lokasi Penting:
Wilayah Batak Simalungun terletak di bagian timur Danau Toba, membentang dari dataran tinggi hingga pesisir timur Sumatera Utara. Kawasan ini memiliki topografi yang bervariasi dari pegunungan hingga dataran rendah.
Kabupaten/Kota:
Landmark Penting:
Pematangsiantar
Kota terbesar di Simalungun, pusat pemerintahan dan perdagangan
Istana Raja Siantar
Bekas istana Kerajaan Siantar yang kini menjadi museum
Pematang Raya
Pusat kebudayaan Simalungun
Danau Toba (sisi timur)
Bagian timur Danau Toba yang berbatasan dengan Simalungun
Sejarah Batak Simalungun
Batak Simalungun memiliki sejarah kerajaan yang panjang dengan empat kerajaan utama: Siantar, Tanah Jawa, Panei, dan Silimakuta. Masyarakat Simalungun dikenal ramah dan terbuka terhadap pengaruh luar sambil tetap mempertahankan identitas budayanya.
Menurut tradisi lisan, nenek moyang Simalungun berasal dari Tuan Saribu Raja yang memiliki empat putra. Keempat putra ini kemudian mendirikan empat kerajaan utama Simalungun. Masyarakat Simalungun mengembangkan peradaban yang unik dengan pengaruh dari berbagai budaya sekitar.
Timeline Sejarah
Berdirinya Kerajaan Simalungun
Empat kerajaan utama Simalungun mulai terbentuk dari keturunan Tuan Saribu Raja.
Kedatangan Belanda
Belanda mulai memasuki wilayah Simalungun dan membangun perkebunan.
Perjanjian dengan Belanda
Kerajaan-kerajaan Simalungun menandatangani perjanjian dengan Belanda.
Kemerdekaan Indonesia
Masyarakat Simalungun mendukung kemerdekaan Indonesia.
Penghapusan Sistem Kerajaan
Sistem kerajaan dihapuskan dan Simalungun menjadi bagian dari Republik Indonesia.
Galeri Sejarah

Wilayah Simalungun dengan latar pegunungan
Budaya Batak Simalungun
Budaya Simalungun memiliki keunikan tersendiri dengan sistem marga yang berbeda dari Toba. Tortor Simalungun dikenal lebih anggun dan lemah gemulai, sementara Hiou (kain tenun) memiliki motif geometris yang khas.
Sistem Kekerabatan
Sistem kekerabatan Simalungun berbasis marga dengan struktur Tolu Sahundulan (tiga tungku). Sistem ini mirip dengan Dalihan Na Tolu namun dengan istilah dan praktik yang berbeda. Hubungan kekerabatan diatur melalui Sanina, Tondong, dan Boru.
Jenis-jenis:
- Sanina (Saudara semarga)
- Tondong (Keluarga pemberi istri)
- Boru (Keluarga penerima istri)
Galeri Budaya Batak Simalungun
Galeri

Tokoh Penting Batak Simalungun

Tuan Rondahaim
Raja Siantar
1870 - 1947
Pemimpin TradisionalRaja terakhir Kerajaan Siantar yang memimpin pada masa transisi kolonial dan menjaga tradisi kerajaan Simalungun.

Waldemar Hoetagaloeng
Tokoh Pendidikan
1890 - 1960
PendidikanPendiri sekolah-sekolah di Simalungun dan tokoh yang berjasa dalam pengembangan pendidikan masyarakat Simalungun.

J. Wismar Saragih
Budayawan
1930 - 2010
BudayaTokoh budaya Simalungun yang berjasa dalam pelestarian dan dokumentasi budaya Simalungun.